09 Sep . News Indigo Incidental Intake: Kembangkan Startup-mu, Perbesar Peluang Sinergi Bisnis-mu!

Menurut riset yang dilakukan Deloitte pada 2021 silam, ekonomi digital Indonesia diprediksi akan mengalami pertumbuhan menjadi sekitar USD133 juta dalam lima tahun ke depan. Menurut riset yang sama, pelaku bisnis di Indonesia terutama startup dan UMKM menjadi tulang punggung utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi tersebut, terlebih lagi mereka menyumbang sekitar 60% GDP Indonesia. Angka tersebut bisa tercapai karena semakin banyak program percepatan transformasi digital untuk para startup tanah air.

Salah satu yang aktif mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia adalah PT Telkom Indonesia melalui Indigo dengan program incubation dan acceleration untuk startup yang ingin mengembangkan produknya. Program tersebut adalah Indigo Intake, di mana para startup yang terpilih akan diberikan fasilitas seperti mentoring, pendanaan, hingga kesempatan bersinergi dengan sektor bisnis Telkom Group. Pada Indigo Intake Batch 2-2021 lalu, hanya terpilih tujuh dari 205 startup yang berkompetisi untuk lolos dalam tahap penjurian.

Tahun ini, Indigo membuka kesempatan bagi startup yang belum lolos Indigo Intake Reguler melalui Program Indigo Incidental Intake. Program ini merupakan kegiatan seleksi startup digital untuk masuk ke inkubasi atau akselerator Indigo yang diadakan sewaktu-waktu berdasarkan kebutuhan unit bisnis Telkom Group sekaligus memperbesar kesempatan untuk sinergi dan kolaborasi. Hal ini dilakukan karena manajemen Indigo menyadari kebutuhan menjaring startup baru saat ini. Berbeda dengan Indigo Intake Reguler, Indigo Incidental Intake membuka pendaftaran jika ada kebutuhan tertentu dari unit bisnis Telkom Group.

Selain itu, journey Incidental Intake lebih singkat dari Indigo Intake yang biasanya memakan waktu hingga berbulan-bulan. Journey-nya memang lebih singkat karena Indigo Incidental Intake tidak menyediakan bootcamp dan hanya fokus pada penyeleksian startup. Oleh karena itu, para startup yang belum sempat atau lolos pada Indigo Intake Reguler bisa kembali mendaftar Indigo Incidental Intake yang akan dibuka setiap awal bulan.

Kriteria startup digital yang bisa mendaftar minimal memiliki produk dalam bentuk prototype atau Minimum Viable Product (MVP) dan sudah melakukan validasi produk sesuai dengan target market masing-masing (use case). Indigo Incidental Intake membuka kesempatan luas bagi startup yang bergerak di bidang agriculture, education, SME, tourism, logistic, health, smart city, dan big data tech.

Untuk timeline dari program ini, dimulai dari tahap registrasi bagi startup yang sudah memenuhi kriteria di website https://join.indigo.id . Kemudian, startup yang lolos tahap on-desk selection akan dihubungi oleh pihak Indigo untuk melakukan initial meeting. Jika startup dinyatakan layak, maka pihak Indigo akan mengundang startup untuk melakukan pitching di depan manajemen Indigo lainnya.

Pendaftaran Indigo Incidental Intake akan dibuka setiap awal bulan. Para founder bisa segera mendaftarkan tim-nya dengan mengakses link berikut: https://join.indigo.id