10 Agt . News RUN System Memberdayakan UMKM Desa Melalui iKas

Di penghujung 2021 silam, tepatnya pada Desember 2021, RUN System telah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama dengan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Kerja sama tersebut terkait pengembangan aplikasi BUMDes yang telah digunakan oleh Kemendes PDTT sejak tahun 2019 agar dapat memiliki marketplace terintegrasi antar BUM Desa. Harapannya, integrasi tersebut dapat membuka akses kerja sama baru bagi BUM Desa. Selain itu, RUN System juga menambahkan fitur laporan keuangan BUM Desa untuk memudahkan proses pencatatan arus kas keluar masuk agar lebih efisien.

Solusi bisnis tersebut dipaparkan RUN System kepada Telkom Divisi Business Service (DBS) pada Juli 2022 silam. Melalui pemaparan tersebut, RUN System ingin menyinergikan solusi yang dikembangkannya dengan produk dari Telkom DBS. Terutama mengingat dalam waktu dekat akan ada 53 desa wisata di Jawa Barat dan 13 di Yogyakarta yang akan memanfaatkan solusi dari RUN System dalam mempercepat adaptasi digital untuk kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta BUM Desa.

Salah satu solusi tersebut adalah iKas, sebuah aplikasi yang membantu pemilik UMKM mengelola berbagai aktivitas bisnisnya dengan efisien. Dengan memanfaatkan iKas, pemilik UMKM dapat melakukan pencatatan penjualan, biaya, serta persediaan barang dengan mudah. Tidak hanya itu saja, iKas juga dilengkapi layanan Payment Point Online Banking (PPOB) yang memudahkan pemilik UMKM dalam menawarkan berbagai macam pembayaran tagihan kepada masyarakat.

Selama 2022 ini sendiri, pengguna iKas meningkat drastis hingga 25 kali dibanding tahun sebelumnya. Pada 2021, RUN System mencatat pengguna iKas sebesar 278, sementar kini sudah mencapai lebih dari 7000 pengguna. Perkembangan pesat tersebut seiring dengan perluasan jangkauan wilayah iKas yang awalnya hanya terbatas di wilayah pulau Jawa, kini telah merambah seluruh pelosok pulau Sumatera dan rencananya hingga ke seluruh wilayah Indonesia.

Sinergi antara RUN System dan BUM Desa melalui iKas ini merupakan salah upaya mendorong digitalisasi proses bisnis serta pemberdayaan dan pengembangan potensi bisnis UMKM di Indonesia. Harapannya penetrasi digital pada pelaku UMKM di pelosok desa dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional, terutama mengingat data dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa PDTT yang menyebutkan 70,51 persen mayoritas penduduk Indonesia tinggal di desa.

Berbagai rangkain kerja sama dan sinergi ini sendiri merupakan salah satu upaya ekspansi usaha yang tengah digalakkan RUN System untuk terus mendorong laju pertumbuhan startup-nya. Sejak melantai pada akhir 2021 silam, RUN System berhasil meraih dana segar hingga Rp49,98 miliar dengan sekitar 57,57 persen atau senilai Rp25,03 miliar telah digunakan selama semester 1 tahun 2022. Adapun penggunaan dana tersebut dialokasikan untuk Research and Development (R&D), Capital Expenditure, dan Market Acquisition & Working Capital. Sisa dana akan dialokasikan untuk mengembangkan berbagai produk digital, salah satunya adalah iKas.