02 Agt . News Indigo Demo Day 2022: Meningkatkan Ekonomi Digital Indonesia sebagai Rangkaian B20

Pada 3 Agustus 2022 mendatang Indigo kembali menggelar Indigo Demo Day, kegiatan tahunan dari Telkom Indonesia untuk menghubungkan startup binaan Program Indigo terpilih dengan para pemodal ventura potensial agar dapat berkolaborasi serta menjalin kerja sama strategis. Semenjak pandemi melanda pada 2020 silam, kegiatan ini terpaksa digelar secara daring dalam beberapa kesempatan sebelumnya. Namun, menilik persebaran COVID-19 yang semakin terkendali di Indonesia, Telkom Indonesia akan menggelar kegiatan ini sepenuhnya secara luring di Pullman Jakarta Indonesia Thamrin CBD.

Dengan mengusung tema “Build stronger startup ecosystem”, Telkom Indonesia dan Indigo ingin memperkuat ekosistem startup di Indonesia yang telah dibangunnya selama lebih dari sepuluh tahun ini agar dapat berkontribusi lebih pada pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Kegiatan ini sendiri merupakan bagian dari rangkaian kegiatan B20, sebuah forum dialog resmi G20 dengan komunitas bisnis global yang telah didirikan sejak tahun 2010 silam. Secara resmi, B20 Summit 2022 sendiri akan digelar pada 13-14 November 2022 mendatang.

Dalam Indigo Demo Day 2022 yang digelar selama satu hari penuh ini, Telkom Indonesia bersama Indigo, menghadirkan rangkaian talkshow, startup pitching exhibition, hingga startup speed dating dengan pemodal potensial. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Indigo berharap startup binaannya dapat berjejaring dan menghadirkan terobosan baru yang dapat mengakselerasikan bisnisnya ke tahap selanjutnya.

Kegiatan ini menghadirkan M. Fajrin Rasyid selaku B20 Digitalization Taskforce Deputy Chair dari Telkom Indonesia sebagai Keynote Speaker. Selain itu terdapat talkshow dengan topik “Prospects of Digital Startup Industry and Investment in Post Pandemic Era” yang dibawakan oleh Saiful Hidajat (EVP Digital Business & Technology Telkom Indonesia), Davids Tjhin (Management Consultant Boston Consulting Group), Avina Sugiarto (Venture Partner East Venture), dan dimoderatori oleh Hyancythia Kesuma (Investment Analyst dari ANGIN).

Adapun pemodal ventura yang turut diundang diantaranya adalah MDI Ventures, Angel Investment Network Indonesia (ANGIN), Telkomsel Mitra Inovasi, Mandiri Capital, Sequoia, Endeavor, Golden Gate Capital, dan masih banyak lagi. Para pemodal ventura tersebut berkesempatan untuk memberikan daftar startup yang dirasa selaras dengan lini bisnisnya pada 2 Agustus 2022 dan berdialog 1-on-1 dalam speed dating yang dilaksanakan pada keesokan harinya. Dengan total waktu 2 jam, para startup dan pemodal ventura berkesempatan untuk melaksanakan setidaknya 5 hingga 6 speed dating. Jika waktu yang diberikan dirasa kurang, mereka bisa berdialog lebih lanjut secara mandiri dalam pameran yang tengah digelar atau kesempatan lebih lanjut yang telah disepakati masing-masing pihak.

Indigo sendiri telah memilih sepuluh startup terbaiknya yang akan hadir dalam Indigo Demo Day 2022 ini, diantaranya adalah Allure AI, ARKids, BIOPS Agrotekno, ctscope, Educourse, Komerce, Mallsampah, Manpro, Tumbasin, dan Wehub. Lebih lanjut tentang startup tersebut bisa disimak dalam daftar berikut.

Allure AI

Startup yang memanfaatkan teknologi Articifial Intelligence (AI) ini menawarkan layanan personalisasi kesehatan kulit dan kecantikan untuk membantu konsumen menemukan produk perawatan kulit yang sesuai dengan profil kulitnya.


ARKids

Startup yang memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) ini berusaha menghadirkan dunia metaverse yang fokus pada edukasi dan pertumbuhan anak-anak. Melalui platform-nya, anak-anak dapat berinteraksi dengan teman sebayanya, guru, atau bahkan psikolog anak.


BIOPS Agrotekno

Startup yang bergerak di sektor teknologi agrikultur ini menghadirkan Encomotion, sebuah solusi cerdas yang dapat membantu para petani mengotomasikan kegiatan pertaniannya secara efektif dan efisien.


ctscope

Startup yang bergerak di teknologi kesehatan atau health-tech ini menawarkan solusi rekam medis terintegrasi yang dapat membantu para dokter dalam memberikan diagnosis pada pasiennya.


Educourse

Startup yang meghadirkan platform edukasi berbasis Science, Technology, Engineering, Arts, and Matchematics (STEAM) ini berusaha mengemas materinya secara menarik dengan memanfaatkan pendekatan teknologi AI dan AR.


Komerce

Startup yang menghubungkan talenta muda di Indonesia dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ini ingin memperkecil tingkat pengangguran terbuka di Indonesia dengan menjembatani kebutuhan pasar akan sumber daya manusia yang terampil.


Mallsampah

Startup yang memberdayakan pemulung serta pengepul dalam perwujudan circular economy dalam platform-nya ini memberikan nilai ekonomi pada sampah yang ditukarkan masyarakat sebagai bentuk upayanya dalam mewujudkan Indonesia Bebas Sampah 2025.


Manpro

Startup yang menghadirkan Software as a Service (SaaS) ini memungkinkan penggunanya untuk mengintegrasikan berbagai perangkat Internet of Things (IoT) dalam platform manajemen proyek dan kolaborasi bisnis yang dikembangkannya.


Tumbasin

Startup yang memberdayakan para penjual pasar tradisional ini tdak hanya berupaya meningkatkan penjualan produk segar secara ritel dengan bantuan teknologi saja, namun juga membantu pemberian akses perbankan yang dapat dimanfaatkan para pedagang mitranya untuk memperoleh pemberian modal usaha.


Wehub

Startup agritech ini membantu para petani dalam meningkatkan margin penjualannya dan memperkecil tingkat kerugian yang dapat muncul, mulai dari sebelum hingga setelah panen.