21 Jan . News Game Buatan Devata Game Mendapat Epic MegaGrants

Pada 15 Desember 2021 silam, Unreal Engine mengumumkan deretan game terbaru dan studio dibaliknya yang terpilih mendapatkan Epic MegaGrants untuk membantu proses pengembangannya lebih lanjut. Biwar Legend Of Dragon Slayer, game besutan Devata Game Production yang merupakan binaan Indigo Game Batch 3 berhasil menjadi satu diantaranya.

Epic MegaGrants merupakan sebuah komitmen bernilai $100 juta (sekitar 1,4 triliun rupiah) yang digagas oleh Epic Games, sebuah studio game ternama asal Amerika yang saat ini banyak dikenal atas game terlarisnya Fortnite, untuk mendukung talenta kreatif di dunia game agar terus menghasilkan karya dan inovasi yang luar biasa melalui pemanfaatan Unreal Engine beserta berbagai solusi terkini dalam pengembangan grafis 3D. Sejak diluncurkan pada 2019, Epic MegaGrants telah mendukung lebih dari 1.600 kreator dan tim di 89 negara. Jumlah penerima di tahun 2021 sendiri mencapai 400 kreator dan tim.

“Melalui Epic MegaGrants, kami memiliki kesempatan khusus untuk tidak hanya mempercepat visi ini (yakni mengekspresikan berbagai inovasi melalui sebuah karya), tetapi juga untuk mendukung ratusan orang dan tim berbakat di seluruh dunia saat mereka mewujudkan impian mereka dan terus membuat hal-hal luar biasa,” ungkap Chris Kavcsak (Direktur Epic MegaGrants and Strategy).

Game besutan Devata Game yang berhasil mendapatkan Epic MegaGrants ini sendiri mengangkat legenda dari Mimika, Papua yang mengisahkan tentang perjuangan Biwar yang memburu serta berusaha menaklukan naga yang menyerang desanya dan membunuh keluarganya. Sesuai legenda tersebut, game yang awalnya sempat dinamakan Legend of Cendrawasih ini juga dibuka dengan serangan naga terhadap kampung halaman Biwar.

Selaku game studio yang berasal dari Bali, Devata Game Production pun menyisipkan berbagai estetika peradaban Bali kuno yang dipadu dengan budaya Papua ke dalam desain bangunan dan monumen dalam game tersebut. Perpaduan antara keduanya sukses menghasilkan visual yang sangat mempesona.

Tidak hanya itu saja, untuk mengangkat budaya lokal Bali, Devata Game Production juga menggunakan latar belakang musik bernuansa gamelan Bali dan menggunakan bahasa serta dialek Bali di sepanjang game ini—membuatnya semakin terasa unik dan menarik.

Versi demo dari Biwar Legend of Dragon Slayer saat ini telah dirilis di platform Steam. Melalui versi demo tersebut, para pemain bisa turut merasakan berbagai visual dan mekanik game yang akan dihadirkan nantinya. Namun sayangnya, versi demo tersebut masih memiliki beberapa permasalahan performa. Dengan adanya pemberian Epic MegaGrants, harapannya Devata Game dapat menghadirkan versi final yang jauh lebih baik lagi dibandingkan versi Demo yang ada saat ini.