07 Jan . News Run System Menyongsong 2022 dengan Berbagai Pencapaian

Menyambut pergantian tahun, banyak pihak yang merefleksikan kembali perjalanan dan pencapaiannya sepanjang tahun. Tidak sedikit yang melengkapinya dengan menyusun rencana untuk mencapai target di tahun berikutnya. Seperti yang dilakukan oleh Run System, startup Indigo tahun 2014 yang menutup tahun 2020 dengan mengumumkan rencana melantai di bursa yang sukses terealisasi pada September 2021 silam.

Menyongsong pergantian tahun 2022 kali ini pun, Run System kembali memberi beberapa kabar gembira. Pada 21 Desember 2021 silam, startup asal Yogyakarta ini berhasil menyabet tiga penghargaan dalam TOP Digital Awards 2021—sebuah ajang penghargaan bergengsi di bidang teknologi informasi dan solusi digital yang mengangkat tema Accelerating Digital Transformation in Business & Government untuk mendorong peningkatan implementasi dari transformasi digital di berbagai sektor yang diselenggarakan oleh majalah IT Works. Ketiga penghargaan tersebut diantaranya adalah TOP Digital on National Trusted ERP Development 2021, TOP Digital Implementation 2021 #Level Stars 4, dan TOP Leader on Digital Implementation 2021.

Secara spesifik, TOP Digital on National Trusted ERP Development 2021 diberikan kepada penyedia sistem berbasis ERP dengan solusi yang dinilai terbaik oleh pengguna. Sementara itu TOP Digital Implementation 2021 #Stars 4 dianugerahkan kepada pihak dengan tata kelola teknologi informasi terbaik, termasuk diantaranya meliputi penerapan kebijakan hingga prosedur implementasi sistem dengan mitra. TOP Leader on Digital Implementation 2021 sendiri disematkan kepada perusahaan maupun instansi pemerintah yang dinilai terbaik dalam penerapan dan pemanfaatan teknologi Informasi untuk meningkatkan kinerja, daya saing, dan layanan yang diberikan.

Ketiga penghargaan tersebut diterima langsung oleh Tung Desem Waringin (Komisaris RUN System), Sony Rachmadi Purnomo (CEO RUN System), dan Badlin Isnan (VP of Partnership & Strategic Portfolio) di Hotel Raffles Kuningan, Jakarta Selatan.

Tidak hanya itu saja, sehari setelahnya—tepatnya pada 22 Desember 2021, startup penyedia sistem Enterprise Resources Planning (ERP) ini melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama dengan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang diwakili oleh Ir. Razali, M.Si (Plt. Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi) dan Sony Rachmadi Purnomo.

“Kita memiliki tantangan yang sama untuk memaksimalkan potensi yang ada. Dan kami yakin, tantangannya besar sekali. Namun kami optimis, dengan kolaborasi yang baik dengan berbagai pihak, kita dapat melewati tantangan tersebut. Harapannya dalam 2 – 3 tahun kedepan, BUMDes dapat sukses bahkan berkembang. Dan perjanjian yang kami tandatangani hari ini merupakan awal langkah kami untuk dapat mengkolaborasikan potensi yang ada di desa dengan aplikasi yang sudah kami implementasikan di puluhan ribu desa dan tidak terbatas pada BUMDes-nya namun juga unit usaha di desa,” ungkap Sony dalam sambutannya.

BUMDes sendiri merupakan sebuah sistem informasi end-to-end yang dirancang dan dikembangkan oleh Kemendes PDTT sejak tahun 2019 untuk membantu proses digitalisasi khususnya peningkatan kualitas dan kuantitas Badan Usaha Milik Desa. Melalui kerja sama ini, Run System akan membantu menambahkan tiga fitur baru ke dalamnya sistem tersebut, yakni marketplace antar BUM Desa, laporan keuangan BUM Desa, dan akses kerja sama BUM Desa.

Razali sendiri berharap pengembangan sistem dari BUMDes ini dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses data desa dengan mudah serta membantu BUMDes dan BUMDes Bersama agar dapat terhubung dengan mudah melalui adanya platform digital yang terintegrasi.