Di tanggal 9 Desember lalu, Uber kembali mengumumkan ekspansi layanan transportasi on demand roda dua mereka, yaitu UberMotor. Setelah beroperasi di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Bali, kali ini UberMotor pun telah siap meluncur dan wara-wiri di kota pelajar, Yogyakarta. Uniknya, ini adalah kali pertama bagi Uber hadir di sebuah kota baru dengan layanan sepeda motor. Di kota-kota sebelumnya, Uber selalu memulai ekspansi dengan menghadirkan layanan transportasi mobil terlebih dahulu, baik UberX maupun UberBlack.

Di kota pelajar tersebut, UberMotor hadir dengan struktur biaya yang serupa dengan Jakarta, yaitu dengan hanya menghitung biaya sesuai jarak, tanpa memasukkan biaya dasar maupun waktu perjalanan. Untuk setiap kilometer, UberMotor di Yogyakarta mengenakan tarif Rp1.800. Namun, tarif ini lebih tinggi dari tarif UberMotor di kota Jakarta yang hanya Rp1.250 per kilometer. Meskipun demikian, tarif tersebut hanya berlaku untuk dua belas kilometer pertama. Lebih dari itu, pengguna harus membayar tarif Rp2.000 per kilometer. Maka dari itu, untuk perjalanan jarak jauh, bisa jadi tarif UberMotor di Yogyakarta lebih murah dibanding tarif UberMotor di Jakarta.

Untuk tarif minimum, UberMotor menetapkan biaya Rp5.000. Jika dilakukan pembatalkan pesanan setelah lima menit, pengguna pun harus membayar biaya pembatalan sebesar Rp5.000. Hal ini juga telah diterapkan oleh pihak Uber di Jakarta.