Silicon Valley memang sudah tersohor sebagai role mode bagi segala startup. Namun sepertinya tidak bagi startup dari India ini. Sempat nampak beberapa waktu lalu sekumpulan investor dan pengembang bisnis startup dari India berkeliling di pusat kota di China.

Pada perjalanan pertama mereka, mereka ingin mengeksplorasi potensi yang China miliki sehingga investasi mereka meningkat. Selain melihat peluang, mereka juga melihat tantangan yang ada di wilayah itu serta bagaimana caranya atau strateginya untuk bertahan pada keadaan seperti itu. Dan diperjalanan berikutnya mereka melakukan survei untuk melihat bagaimana tata pemerintahan menyeimbangkan bisnis-bisnis lokal dengan inovasi yang yang cukup beresiko.

Memang sudah diketahui oleh masyarakat umum bahkan seluruh dunia tentunya bahwa China adalah negara kecil dengan perkembangan usaha atau bisnis sederhana yang cukup berkembang cepat dan baik. Hal ini erat dengan keselarasan politik dan adat budaya setempat yang lahir atau timbul dari pengalaman. Sebagai sebuah startup yang tentunya baru berkembang, melihat dan mencari inspirasi yang mengajarkan untuk gigih dalam mengembangkan usaha, China dapat dikatakan cukup pantas untuk menjadi panutan.

 Nampaknya, bentuk negara baik India dan China memiliki kesamaan dari segi peraturan atau regulasi politik di bidang ekonomi. Menyeimbangkan budaya, usaha, dan politik ekosistem tempat startup tumbuh banyak berhubungan dengan nasibnya di kemudian hari, dimana usaha yang baru dirintis akan mengalami dinamika yang cukup nampak jelas. Sangat mudah untuk mengaitkan keberhasilan China dengan kekuatan peraturan satu partai yang sifatnya paten, dibandingkan dengan sistem politik demokratis di India di mana pengambilan keputusan (terutama dalam hal ekonomi) cenderung terperosok dalam regulasi yang bisa dibilang mengikat dan dianggap tidak sesuai dengan peraturan atau kondisi politik yang berlaku di India, dan hal yang terkait dengan peraturan bisnis dan ekonomi ini adalah hal-hal yang biasanya muncul dalam sebuah diskusi politik di China.