Teknologi dan sistem perbankan memang menempati posisi yang sinergis dalam era saat ini. Setelah terobosan baru dunia perbankan dengan sistem pembiayaan dengan sistem elektronik, kini Visa mengeluarkan terobosan baru bagi remaja dan pelajar dalam mengatur keuangannya. Sebagai remaja dan juga pelajar, terkadang mengatur keuangan memang cukup menyulitkan, terlebih lagi jika banyak hal yang perlu pengeluaran namun dia akhir bulan ada biaya tak terduga yang juga harus dibayarkan.

Namun hal ini tidak perlu lagi dicemaskan lagi, karena sebuah startup bernama Current percaya bahwa dengan solusi yang mereka miliki bisa membantu orangtua mengatur keuangan para remaja atau pelajar lewat sebuah kartu debit Visa yang dikendalikan via aplikasi. Current memungkinkan para remaja untuk berbelanja secara online maupun di toko fisik menggunakan uang dari rekening banknya sendiri, yang ditransfer oleh orangtua lewat rekeningnya masing-masing.

Di sini Current berniat seolah mengajak para orangtua untuk daripada memberikan uang saku secara tunai, lebih baik mengatur keuangan anak-anaknya melalui Current karena tidak hanya sekadar memberikan “uang jajan”, namun Current mengajak para orang tua untuk mengadopsi tren digital selagi mengajarkan prinsip manajemen keuangan kepada anak-anaknya.

Lewat aplikasi Current, orangtua juga bisa menetapkan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan terlebih dulu sebelum uang saku yang diberikan masuk ke rekening anak-anak. Kontrol yang merinci, merupakan kelebihan utama Current. Orangtua juga bisa menetapkan batasan uang yang bisa digunakan oleh anak-anak setiap harinya, atau memblokir akses kartu pada tempat-tempat yang memang tidak diperkenankan bagi anak-anak untuk mengunjunginya.

Semua data transaksi bisa dilihat dalam aplikasi Current, baik oleh anak yang memegang kartu ataupun orangtua. Yang menarik dan tak kalah penting juga adalah fitur untuk mengajarkan anak-anak kebiasaan menabung, dimana setiap transaksi akan dibulatkan dan sisanya disimpan dalam ‘dompet’ khusus.