Saat ini, berbagai instrumen investasi hadir sebagai alternatif masyarakat untuk memastikan hidup yang nyaman di masa depan. Namun, kebanyakan investasi tersebut terbilang mahal dan membutuhkan waktu yang cukup lama agar bisa dinikmati sehingga tidak semua orang bisa membeli produk investasi tersebut. Melihat fakta di lapangan, E-Fundings hadir dengan inovasinya untuk menawarkan sistem investasi yang berbeda. Tak heran, kini mereka telah berhasil mengembangkan ide tersebut setelah mendapatkan bantuan dana dari startup investor.

Startup hasil kerjasama Ivan dan Rusy ini menggabungkan sistem investasi berbasis crowdfunding alias patungan. Dengan system crowdfunding tersebut, instrument investasi yang ditawarkan e-Fundings bisa dijangkau oleh berbagai kalangan masyarakat. Tidak berhenti sampai di situ saja, e-Fundings kemudian mengarahkan dana investasi yang didapat dari masyarakat untuk para penggerak UMKM di berbagai daerah di Indonesia. Artinya, orang-orang yang berinvestasi melalui e-Fundings bisa secara langsung berkontribusi untuk perkembangan industri UMKM di Indonesia.

Baca juga: Pengembangan Program Digital Makin Penting untuk Indonesia

Perhatian e-Fundings terhadap kondisi UMKM di Indonesia tidak lepas dari pengalaman Ivan sebagai pendamping UMKM di UKM Center Universitas Indonesia sejak tahun 2010. “Berdasarkan pengalaman tersebut, muncullah ide menciptakan sebuah marketplace yang menghubungkan para pengerajin UMKM dengan investor melalui platform digital,” ujar pengusaha lulusan Business Strategy and Entrepreneurship di Cardiff Business School.

E-Fundings kini telah meluncurkan produk investasi yang bisa diakses di www.indves.com. Melalui media ini, Ivan dan Rusy berusaha memberikan sebuah media investasi syariah modern yang mudah dan aman digunakan oleh para investor. Mereka kemudian bisa melihat berbagai industri UMKM yang telah terdaftar sebelum mengucurkan dana investasi kepada UMKM yang dikehendaki. Dengan adanya media ini, investor lebih dimudahkan dalam berinvestasi di sektor riil dan membantu pengembangan UMKM tanpa perlu repot bertatap muka dengan para pengusahanya. “Selain itu, investor juga dijamin keamanan transaksi melalui platform ini karena e-Fundings melakukan proses verifikasi yang baik dan memberikan keterangan sejelas-jelasnya ke seluruh investor agar para investor memahami tingkat risiko pada masing-masing proyek yang berjalan,” Ivan menjelaskan.

Dalam berbisnis, e-Fundings mengedepankan prinsip syariah dan harga yang murah untuk menghadapi persaingan dengan model bisnis yang serupa. E-Fundings juga menargetkan anak-anak muda untuk ikut berpartisipasi dalam berinvestasi melalui www.indves.com. “Kami memposisikan e-Fundings sebagai wadah investasi anak muda sehingga berbagai kampanye yang kami jalankan juga disesuaikan dengan gaya anak muda saat ini. Kenapa anak muda? Karena kami ingin mengedepankan sistem crowdfunding di platform ini, jadi harus tercapai sisi crowd-nya. Kami mengejar growth user yang tinggi, makanya nilai investasinya pun terjangkau, mulai dari Rp25 ribu sudah bisa beli unit investasi di e-Fundings,” begitulah penjelasan Ivan mengenai produknya.

Selain terus mengembangkan dan memasarkan unique selling points yang dimiliki, Ivan dan Rusy juga berusaha meningkatkan performa bisnis yang dijalankan dengan mengikuti program startup incubator di Indonesia bersama Indigo. Pembelajaran teknis dan teoritis yang didapatkan dari mentor-mentor Indigo diakui Ivan sangat membantu perkembangan bisnisnya. Tentunya, bantuan dana dari startup investor yang mereka dapatkan dari banyak mitra Telkom Group menjadi manfaat utama selain berbagai program yang dijalankan seperti mentoring and coaching, networking session, exhibition, dan lain sebagainya.

Baca juga: DILO Festival 2017 Dorong Digitalpreneur Jadi Pemain Global

Tidak sekadar menyalurkan passion dalam berbisnis, Ivan dan Rusy menunjukkan bahwa perusahaan startup yang kecil sekali pun mampu memberikan dampak sosial yang positif. Artinya, ada value yang dijalankan perusahaannya.

Apakah kamu juga memiliki mimpi untuk memberikan sesuatu yang positif kepada masyarakat?