Kabar yang cukup menarik datang dari market place Bukalapak. Pihaknya berencana segera meresmikan fitur terbarunya yakni Buka Emas di minggu kedua Bulan Juni 2017. Dengan adanya fitur ini, pengguna bisa membuka tabungan emas Antam secara online mulai dari 0,005 gram.

Founder sekaligus CEO Bukalapak, Achmad Zaky menuturkan, pihaknya menyediakan fitur ini karena ingin menghadirkan platform jual beli emas yang simpel sehingga bisa menjangkau lebih banyak masyarakat di daerah. Dengan hadirnya fitur ini dari induk yang sama yakni Bukalapak, pembelian emas juga tak harus tunai karena Buka Emas menyediakan pilihan cicilan. Sistemnya adalah tabungan emas yang sudah dibeli akan disimpan di virtual box milik Antam, dan pengguna baru bisa menarik emas simpanannya dalam bentuk fisik jika minimal sudah mencapai 0,5 gram.

Karena proses pembukaan tabungan emas di Buka Emas dilakukan secara online, Zaky sendiri menilai fitur ini tidak bersaing dengan produk tabungan emas milik Pegadaian. Menurutnya, Buka Emas merupakan platform full teknologi. Sedangkan tabungan emas Pegadaian bisa dikatakan masih dilakukan secara manual atau off line yaitu dengan tatap muka. Menurut penuturan sang founder, pasar atau target Buka Emas memang menyasar benar-benar melalui teknologi.

Mengenai laba yang diperoleh, Buka Emas mendatangkan profit bagi Bukalapak melalui selisih harga jual beli emas, menurut penuturan Zacky. Dari selisih itu, Bukalapak dan Antam sudah sepakat mengenai pembagian profit. Konsep perolehan laba ini kurang lebih sama pada saat sang CEO menghadirkan Bukareksa dan bekerjasama dengan Bareksa. Pada fitur Bukareksa, Bukalapak tidak menarik biaya dari pengguna. Namun mereka sudah mendapat profit dari kesepakatan pembagian keuntungan dengan Bareksa.