Pada 4 Mei 2017 lalu, perusahaan teknologi asal Tiongkok, Baidu, kembali melanjutkan kemitraan bisnis dengan Indonesia. Bekerja sama dengan Kementrian Pariwisata, Baidu meluncurkan dua aplikasi tambahan yaitu Baidu Maps dan Qunar.

Baidu Maps adalah peta digital yang menawarkan tampilan citra satelit, peta jalan, dan peta dalam ruang. Baidu Maps juga menyediakan rekomendasi bbergama jenis transportasi terbaik yang dapat digunakan untuk berwisata. Sementara Qunar adalah aplikasi perjalanan wisata nomor 1 di Tiongkok yang kini dihadirkan di Indonesia. Wisatawan yang ingin berwisata dapat memperoleh informasi akurat tentang penerbangan domestik dan internasional, serta paket dan informasi lainnya.

Dua aplikasi tambahan ini diharapkan dapat mendongkrak target pemerintah Indonesia yang ingin mendatangkan 2 juta wisatawan Tiongkok ke Indonesia pada tahun ini. Aplikasi ini dapat diunduh pengguna Android dan iOS secara gratis di PlayStore dan AppStore.

Sebelumnya Indonesia telah bekerja sama dengan Baidu tahun lalu, dan menurut Menteri Pariwisata, Arief Yahya, hasilnya sangat impresif. Selain berhasil mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan Tiongkok sampai 27,3% dan khusus Bali meningkat hingga 43,4%, akses informasi terkait pariwisata Indonesia di Baidu Travel pun berhasil menarik minat pembaca dengan impresi di atas 1 juta.

Business Director Baidu Indonesia, Ken Tao pada saat peluncuran mengatakan, setelah Indonesia, Baidu Maps juga akan diluncurkan di negara-negara Asia Pasifik lainnya. Mengenai komitmen Baidu dalam mendukung pariwisata Indonesia dan bisnis secara keseluruhan, Ken mengatakan bahwa pihaknya berencana akan meningkatkan nilai investasinya pada tahun 2017 ini sebanyak 2 kali lipat dari jumlah investasi tahun sebelumnya yang berjumlah US$5 juta.