Di awal tahun 2017 (9/1), BCA meluncurkan “Website Developer Application Program Interface (API)” yang memungkinkan para pelaku fintech ataupun e-commerce dapat terkoneksi dengan layanan perbankan BCA. Seperti yang dilansir pada situs resmi BCA, peluncuran API ini guna memenuhi dan menjawab kebutuhan para pelaku financial technology (fintech) ataupun e-commerce.  

Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa pertumbuhan pelaku fintech ataupun e-commerce ini sangat pesat sehingga memunculkan kebutuhan baru masyarakat terhadap layanan informasi dan transaksi keuangan perbankan. Dalam praktiknya, pelaku fintech ataupun e-commerce membutuhkan konektivitas sistem yang solid dan hakiki dengan dunia perbankan agar transaksi pembayaran pengguna aplikasi atau situs mereka dapat berjalan dengan lancar.

Untuk itu, sejalan dengan diluncurkannya “Website Developer API BCA”, BCA berkomitmen ingin menyediakan sebuah wadah khusus bagi para pelaku fintech ataupun e-commerce yang berkeinginan mengetahui dan mengakses API BCA. Selain itu pengguna layanan fintech ataupun e-commerce juga berkesempatan untuk menikmati beragam informasi dan transaksi dari BCA secara cepat dan mudah.

Di dalam website ini tersedia beragam informasi umum dan teknis seputar API BCA. Termasuk informasi berupa layanan API BCA yang siap untuk digunakan, seperti: transfer, mutasi rekening, lokasi ATM, pembayaran sakuku, dan API lainnya yang pastinya mengimbangi kebutuhan dunia fintech saat ini. Tak sampai di situ saja, di dalam Website Developer API BCA, tersedia juga informasi dokumentasi teknis seperti cara melakukan integrasi dengan API BCA serta cara menggunakan sandbox. Sisi menarik lainnya, terdapat juga forum yang menjadi sarana komunikasi dua arah antara BCA dengan para IT Developer untuk melakukan tanya jawab serta saling bertukar informasi.