FAQ

  • Q: Apa yang dimaksud dengan Indigo?
    A: Indigo adalah program komprehensif yang didesain khusus untuk mendukung perkembangan startup Indonesia. Output dari program ini adalah entitas bisnis yang memiliki prospek yang baik di tingkat nasional dan global, berbasis produk IT yang disukai oleh pasar.
  • Q: Tujuan dan latar belakang program Indigo?
    A: Industri kreatif termasuk di dalamnya industri kreatif digital merupakan tulang punggung pertumbuhan di Indonesia, namun talent/founder maupun ekosistem digitalnya masih perlu disempurnakan. Menumbuhkan industri digital membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, yang umumnya dikenal sebagai kolaborasi quad-helix ABG-C (Academic, Business, Government dan Community). Kita semua patut bersyukur karena saat ini kolaborasi keempat elemen tersebut sudah terwujud di Indonesia, membangun ekosistem yang diperlukan untuk mengembangkan industri kreatif digital di Indonesia. Salah satu wujud nyata-nya adalah Program Indigo. Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia membutuhkan inovasi digital untuk pertumbuhan bisnis di masa yang akan datang. Inovasi tersebut bisa datang dari internal perusahaan, dan juga diharapkan dapat berasal dari eksternal, yaitu dari para startup yang dapat bekerjasama secara mutualisme dengan Telkom. Untuk itu Telkom menyelenggarakan program besar Indigo, yang dahulu diawali sebagai program penghargaan Indigo Fellowship bermetamorfosis menjadi Indigo. Indigo merupakan program pembinaan talent digital (startup) yang diselenggarakan Telkom untuk membangun ekosistem digitalpreneur di Indonesia, melalui fasilitas kreatif digital, pendanaan dan akses pasar untuk mempercepat industri kreatif digital Indonesia. Program Indigo merupakan penggabungan program sebelumnya yang sudah ada yakni Indigo Incubator, Indigo Accelerator, dan Indigo Venture. Melalui program Indigo, Telkom memberi kesempatan bagi para startup untuk merealisasikan karya kreatif mereka, baik yang masih dalam bentuk ide, produk yang sudah memiliki pengguna, bisnis yang sudah mendatangkan pendapatan, serta bisnis yang membutuhkan akselerasi dan pendanaan lebih lanjut. Program Inkubasi diselenggarakan oleh Telkom Group bersama MIKTI (Masyarakat Industri Kreatif TIK Indonesia) ditujukan bagi startup yang ingin mengembangkan bisnisnya di bidang digital. Startup yang terpilih akan mendapat dukungan inkubasi mulai 7 bulan sampai dengan 18 bulan tergantung tahapannya dan mendapatkan berbagai fasilitas seperti, akses pasar melalui channel pemasaran.
  • Q: Bagaimana cara ikut serta dalam Indigo?
    A:
    1. Mendaftar pada web ini (www.indigo.id) dan mengisi form Registrasi Peserta serta User Profile secara lengkap selanjutnya login dengan UserID serta masukkan password yang sudah dibuat.
    2. Masuk ke dalam halaman submission dan mendownload form proposal dan mengisinya sesuai dengan kategori nya, untuk Batch-II sekarang hanya menampung pendaftaran Produk dan Bisnis Innovative (Product / Bisnis), selanjutnya mengupload Form Proposal ke website.
    3. Selanjutnya akan dilakukan seleksi/penilaian oleh tim Juri sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
  • Q: Apa saja yang akan diperoleh Peserta Indigo?
    A:
    1. Dukungan pengembangan bisnis tersebut berupa pre-seed capital mulai dari 120 juta rupiah/perusahaan startup sampai dengan 2 milyar rupiah untuk pendanaan lanjutan bagi produk yang memiliki prospek bisnis yang sangat baik
    2. Tempat kerja yang bersifat co-working space dan telah dilengkapi oleh infrastruktur digital, server dan perangkat lain yang digunakan untuk pengembangan dan pengujian aplikasi,
    3. Akses kepada platform teknis yang telah dimiliki oleh Telkom Group, mentorship atau pendampingan bisnis oleh professional yang telah teruji di bidangnya bekerjasama dengan MIKTI (Masyarakat Industri Kreatif TIK Indonesia) dan Silicon Valley Mentor,
    4. Kerjasama strategis untuk memasarkan produk yang dikembangkan kepada 150 juta pelanggan Telkom Group di 10 negara.
  • Q: Siapa saja yang berhak ikut serta ?
    A: Seluruh warga negara Indonesia, startup/entrepreneur dengan tim yang solid dan memilki inovasi kreatif digital. kompetisi ini terbuka untuk setiap kalangan baik yang sudah pernah mengikuti kompetisi sejenis. Kompetisi ini tidak berlaku bagi karyawan TELKOM.
  • Q: Apakah boleh membentuk tim lebih dari satu ?
    A: Silakan membentuk tim sebanyak-banyaknya sehingga semakin banyak insan-insan kreatif Indonesia yang bisa unjuk gigi.
  • Q: Bolehkah memasukan WNA sebagai salah satu anggota tim?
    A: Program Indigo ini mengutamakan startup lokal, namun bila anggota WNA tersebut bisa membantu agar produk yang dikembangkan nanti bisa berkembang ke level internasional, maka diperbolehkan untuk menambahkannya sebagai anggota tim. Silakan dijelaskan posisi yang bersangkutan dalam tim, nanti akan dilakukan evaluasi oleh Tim Juri.
  • Q: Apakah satu tim boleh submit beberapa ide?
    A: Tim boleh mensubmit beberapa ide, namun silakan dikirim secara terpisah karena evaluasi akan dilakukan per proposal yang disubmit.
  • Q: Apa kriteria penjurian?
    A: Pemilihan pemenang dilakukan berdasarkan kriteria penjurian sebagai berikut : Keputusan Juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
  • Q: Bagaimana model kerjasama startup dengan indigo?
    A: Program Indigo mengusung tema Building Strong Indonesia Digitalpreneur with Silicon Valley Mindset dan tagline Work Together Grow Together. Kesempatan bagi Startup untuk tumbuh menjadi perusahaan global bersama Telkom Group sangat terbuka lebar karena berkesempatan memiliki akses langsung terhadap customer base Telkom Group sebesar 150 juta pelanggan lebih, baik pelanggan fixed line maupun mobile, bekerja sama dengan seluruh perusahaan di Telkom Group, bahkan memasuki pasar global melalui representative Telkom Group International Office di 10 negara. Valley Mentor), pendanaan sejumlah mulai Rp. 120 juta sampai dengan Rp 2 Milyar dengan share saham mulai 6% up to 25% per startup, fasilitas kerja yang nyaman dan dinamis di Bandung Digital Valley, Jogja Digital Valley, dan Jakarta Digital Valley.
  • Q: Kapan akan seleksi/penjurian Indigo?
    A: Timeline
  • Q: Bagaimana dengan Hak Cipta dari Karya yang diikutkan dalam Indigo?
    A: Hak Cipta dari Karya yang didaftarkan dalam program Indigo ini adalah tetap menjadi milik peserta.
  • Q: Bagaimana cara mendaftar d karya dalam bentuk video animasi yang ukurannya relatif cukup besar?
    A: Karya dalam bentuk Animasi, Short Movie dan Video Clip harap menyertakan link untuk streaming atau menampilkan karya digitalnya ke YOUTUBE.com atau website lain yang mudah untuk diakses.
  • Q: Pada formulir isian form 'Personal Inti Team' di bagian 'Komitmen Waktu' terdapat pilihan 'Full Time', dan 'Part Time'. Bagaimana penjelasannya?
    A: Full Time adalah komitmen utk menyediakan waktu secara full hanya utk menyelesaikan project ini bila nanti lolos seleksi. Sementara Part Time berarti selain mengerjakan proyek ini masih sambil paralel mengerjakan project2 yg lainnya. Ini menjadi pertimbangan penting dan dominan dalam pemilihan startup.
  • Q: Pada timeline yang terdapat pada website indigo, terdapat periode inkubasi selama beberapa bulan. Apakah peserta yang terseleksi untuk mengikuti masa inkubasi tersebut diwajibkan untuk mengikuti kegiatan inkubasi di suatu tempat tanpa boleh mengikuti kegiatan lain?
    A: Timeline yang tercantum di website adalah timeline secara umum. Pada prakteknya nanti, masa inkubasi untuk setiap ide/produk dapat berbeda-beda tergantung produk tersebut sudah sampai tahap apa, apakah masih berupa ide (perlu waktu pengembangan dan memerlukan waktu inkubasi yang paling lama), sudah jadi produk yang mempunyai pelanggan, atau sudah mempunyai pelanggan yang berbayar (masa inkubasi paling pendek). Selama masa inkubasi dimaksud peserta harus mengikuti program yang akan dilaksanakan di Bandung Digital Valley, Jogja Digital Valley, dan Jakarta Digital Valley, diharapkan tidak diganggu dengan kegiatan atau project lain diluar produk yg sedang diinkubasi.
  • Q: Mengapa Karya yang sudah saya submit statusnya masih "unpublish"?
    A: Status awal dari karya yang sudah disubmit adalah "Not-published". Administrator akan mengecek karya yang sudah di submit sebelum mengganti status karya yang sudah masuk menjadi "published". Adapun hal-hal yang dicek antara lain sebagai berikut:
    Apakah form pendaftaran sudah diupload?
    Apakah isian yang ada di form pendaftaran sudah diisi dengan lengkap?

Dapatkan eMagazine Indigo dan Berlangganan Gratis Setiap Bulannya

×