Perkembangan teknologi, ilmu pengetahuan, serta inovasi-inovasi di dunia bisnis merupakan faktor penentu arah sebuah perusahaan. Strategi bisnis yang didasarkan pada tiga faktor tersebut bisa menentukan seberapa kompetitif sebuah perusahaan. Terlepas dari ketiga hal tersebut, ada enam langkah bisnis yang bisa selalu dijalankan oleh startup Indonesia agar mampu bersaing di dunia bisnis.

Pertama, para pengusaha harus selalu mempelajari produk yang dimiliki perusahaan kompetitor. Kelebihan dan kekurangan yang dimiliki perusahaan lain harus bisa dimanfaatkan demi perkembangan produk yang dimiliki. Dengan kata lain, mempelajari kompetitor bukan berarti kamu tidak fokus terhadap produk atau jasa yang kamu tawarkan. Tapi, menerapkan berbagai kelebihan produk rival dan meminimalisir kekurangannya akan bermanfaat demi perkembangan perusahaan.

Baca Juga: Sudah Dapat Bantuan Dana dari Startup Investor, Ini Alasan Perusahaan Startup Tetap Gagal

Kedua, pengusaha yang cerdas adalah pengusaha yang tahu bagaimana mengelola keuangan perusahaan dengan baik. Faktor keuangan ini tentunya bisa menjadi penentu berapa lama bisnis yang dijalankan akan mampu bertahan. Oleh karena itu, menempatkan sebagian pendapatan perusahaan menjadi dana darurat adalah hal yang penting. Terlepas dari keuntungan luar biasa besar yang baru didapat perusahaan, seorang pengusaha yang cerdas harus tetap mampu mengontrol keuangan perusahaannya.

Selanjutnya, jangan pernah berhenti melakukan penelitian terhadap kemungkinan munculnya produk dan jasa yang baru. Seperti yang disebutkan sebelumnya, perkembangan teknologi kini mencapai tahap yang luar biasa cepat. Maka dari itu, para pengusaha harus tetap ter-update mengenai berbagai macam hal baru yang bisa dimanfaatkan perusahaannya atau hal baru yang telah dilakukan perusahaan kompetitor.

Nomor empat, pengusaha startup harus memulai bisnisnya dari awal. Bagi para pengusaha startup Indonesia, mulailah dengan menawarkan produkmu di lingkungan sekitar, lalu ke kota tetangga, kemudian ke provinsi lain. Mulailah pelan-pelan dari awal dan tahan dirimu untuk membangun sebuah perusahaan yang dikenal di kawasan Indonesia, Asia, atau dunia ya.

Kelima, lakukan sharing kepada para pengguna produk atau jasamu untuk memberikan timbal balik berupa saran atau kritik. Hal ini sangatlah penting untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan produkmu di mata pengguna. Setelah mendapatkan informasi yang cukup dari para pengguna, cobalah adaptasikan informasi tersebut kepada produk atau jasamu. Dua poin yang bisa kamu dapatkan dengan melakukan hal ini adalah :

  1. Para pelangganmu akan merasa dihargai karena pendapatnya didengar.
  2. Produk atau jasa yang kamu miliki akan lebih sesuai dengan target pasar yang telah kamu tentukan.

Terakhir, pengusaha startup harus mampu merespons berbagai perubahan yang terjadi di masyarakat. Contoh paling mudah adalah naiknya penggunaan uang dan dompet elektronik. Perubahan gaya hidup, perkembangan teknologi, dan tentunya kemunculan peraturan baru yang dikeluarkan pemerintah harus bisa kamu respons dengan baik agar usahamu bisa tetap diterima di masyarakat.

Baca Juga: Para Pengusaha Startup Indonesia Harus Memanfaatkan Media Sosial dengan Baik dan Benar

Keenam hal tersebut bisa menjadi indikator kesiapanmu dalam menghadapi dunia bisnis. Semakin kamu siap, para startup investor akan semakin yakin untuk menanamkan modalnya di perusahaanmu. Di luar keenam hal di atas, Indigo siap membantumu memvalidasi bisnismu. Program inkubasi dan akselerasi yang dijalankan, mentor berpengalaman, dan network yang dimiliki Indigo akan memudahkan kamu untuk benar-benar terjun ke dunia bisnis. Pantau terus berbagai kegiatan Indigo melalui sosial media kami dan bergabunglah bersama Indigo!