Banyak yang mungkin penasaran bagaimana Google dapat bekerja terutama dalam medeteksi dan memindai gambar dalam tiap laman sampai akhirnya masuk dalam SEO. Google mengenali data gambar terkait dengan relevansi darimana gambar tersebut berasal. Adalagi yaitu perlengkapan atribut Alt Text dan Title Text juga membantu Google untuk mengidentifikasi sebuah gambar.

Baca Juga: Mau Mudik? Pakai Google Maps Saja!

Peneliti Google juga telah menemukan sistem machine learning yang diberi nama Inception yang memungkinkan untuk memindai gambar dengan menganalisa data gambar meliputi : tulisan, wajah, gambar kendaraan dan bangunan, lokasi. Inception juga dapat medeteksi banyak objek lainnya. Nah, berikut ini tips dan trik untuk pengoptimalan gambar pada search engine.

1.Tentukan Gambar yang Cocok

Untuk membuat konten yang menarik untuk dibaca, maka gambar yang perlu ditampilkan adalah gambar yang relevan dengan topik dan tema isi konten karena gambar memiliki fungsi ilustratif mengenai pembahasan konten. Gambar bisa dibuat sendiri atau menggunakan layanan penyedia gambar baik yang berbayar maupun yang menyediakan layanan cuma-cuma. Sangat amat disarankan untuk menghindari pengambilan gambar dari Google Image karena bisa sahja gambar tersebut dilindungi hak cipta.

2.Persiapkan Gambar

Setelah menemukan gambar yang tepat, ada baiknya untuk mempersiapkan gambar tersebut agar optimal. Langkah-langkah yang perlu ditempuh meliputi : Penggunaan nama file (.jpg atau .png), penyesuaian dimensi gambar (ukuran gambar untuk browser dengan ukuran browser atau dokumen dengan ukuran dokumen).

Baca Juga: 3 Tips Untuk Menjalankan Layanan Mobile E-Commerce

3.Gambar yang Sifatnya Responsif

Salah satu aspek ini juga termasuk dalam penilaian SEO terhadap sebuah situs dengan artikel yang menggunakan gambar. Apabila memungkinkan, dapat menggunakan atribut srcset untuk menyajikan gambar yang sama pada tiap dimensi layar yang berbeda. WordPress telah mendukung penggunaan atribut ini sejak versi 4.4. Apabila menggunakan versi sebelumnya, disarankan untuk menggunakan plugin RICG Responsive Images for WordPress untuk menggunakan atribut srcset dalam blog atau situs.

4.Meletakan Gambar ke Artikel

Memasukan gambar ke artikel memang tidaklah bisa dengan cara yang asal-asalan. Seperti yang telah disebutkan pada bagian sebelumnya, penggunaan gambar harus relevan dan memiliki fungsi ilustratif terhadap sebuah pembahasan. Ini akan cukup membantu reader atau audience yang membaca memahami apa yang sedang dibahas oleh penulis.