Apa sih yang kamu perlukan sebelum memutuskan untuk ikut meramaikan usaha startup Indonesia? Modal? Inovasi bisnis? Tim yang solid? Semuanya benar, kok. Tapi, apakah kamu sudah punya business plan yang matang? Meskipun bisnis yang kamu jalani masih bersifat kecil-kecilan, business plan yang matang harus menjadi fondasi utama dari bisnismu. Lalu, apa saja yang harus ada di business plan? Cek di sini ya!

1. Gambaran umum

Gambaran umum berisi jenis usaha, produk yang ditawarkan, hingga target yang ingin dicapai. Sebagai pengusaha startup Indonesia, kamu harus tahu kelebihan dan kekurangan yang kamu miliki sehingga target yang telah ditetapkan bisa tercapai. Berusahalah sekeras mungkin, semenarik mungkin, menyampaikan gambaran umum agar menarik perhatian para startup investor.

2. Deskripsi bisnis

Pahamilah kondisi industri tempat kamu akan menjalankan bisnis. Dengan memahami hal tersebut, cobalah prediksi apa yang akan terjadi di masa depan, lalu tempatkan perusahaanmu di sana dan lihat seberapa positif peran perusahaanmu di industri tersebut. Kemudian, cari tahu semua informasi yang bisa kamu dapatkan tentang industri tersebut seperti kondisi pasar hingga perkembangan produk yang sudah terjadi hingga sekarang.

3. Strategi pemasaran

Strategi pemasaran hanya bisa kamu tentukan setelah melakukan analisa pasar secara mendalam. Melalui analisa pasar kamu sebagai pengusaha bisa memahami semua aspek yang ada di pasar sehingga pihak perusahaan bisa memenuhi kebutuhan target pasar. Dengan strategi pemasaran yang detil dan lengkap, kamu pasti akan mendapatkan venture capital Indonesia hingga bisnismu berjalan lancar.

4. Analisa kompetitor

Poin ini bertujuan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan yang dimiliki para kompetitor yang memiliki target pasar yang sama dengan perusahaanmu. Hal ini kemudian bisa diaplikasikan kepada strategi yang akan kamu jalankan agar bisa memenangi kompetisi di pasaran, mengembangkan produk agar tidak kalah dari produk kompetitor, hingga mengeksploitasi kekurangan produk mereka agar produkmu laku di pasaran.

5. Rencana desain dan pengembangan produk

Bagian ini berisi deskripsi dari desain produk, progres perkembangan produk, dan dana yang dibutuhkan untuk melakukan perkembangan tersebut. Dengan begitu, startup investor akan memahami tujuan utama yang ingin perusahaanmu capai dan berapa dana yang dibutuhkan.

6. Rencana operasional dan manajemen

Hal ini merujuk pada gambaran fungsi bisnis pada kegiatan sehari-hari. Rencana operasional dan manajemen berisi keterangan mendetail mengenai tanggung jawab setiap pegawai, tugas-tugas setiap divisi, hingga pendapatan dan pengeluaran yang akan dilakukan perusahaan terkait dengan operasi bisnis tersebut.

Bagaimana, sudahkah perusahaanmu memiliki business plan yang matang?