Mengembangkan sebuah solusi untuk mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat dengan cara membangun sebuah startup tidak bisa dibilang mudah. Berbagai kendala siap menghadang kamu yang memiliki ide dan inovasi baru untuk menangani sebuah masalah. Harus diakui, kendala utama bagi startup Indonesia dalam memvalidasi bisnisnya adalah faktor ekonomi. Meski begitu, masih ada saja perusahaan yang gagal berkembang setelah mendapatkan kucuran dana segar. Apa yang salah dari perusahaan-perusahaan tersebut?

Baca Juga: Nilainya Fluktuatif, Akankah Bitcoin Menjadi Mata Uang di Masa Depan?

Fase pendanaan adalah salah satu momen penting dalam proses pengembangan sebuah perusahaan. Maka dari itu, pengelolaan dana yang tepat sangatlah dibutuhkan. Perusahaan-perusahaan startup yang gagal berkembang padahal sudah mendapatkan bantuan dana dari berbagai pihak sering lalai dalam tahap ini. Lalu, apa saja kelalaian pengelolaan dana investor yang bisa membuat startup gagal berkembang? Berikut penjelasannya seperti dikutip dari id.techinasia.com :

  1. Menganggap dana investasi sebagai pemasukan
    Pertanggungjawaban bantuan dana dari startup investor merupakan hal yang sering luput dari perhatian. Hal ini karena para pengusaha startup menganggap bahwa dana tersebut merupakan pemasukan perusahaan. Padahal, dana tersebut hanya bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan perusahaan. Pola pikir seperti ini harus ditanamkan dalam benak pengusaha startup jauh sebelum mendapatkan dana dari investor. Dalam tahap mencari investor, para pengusaha harus sudah tahu seberapa besar dana yang dibutuhkan dan untuk apa dana tersebut akan digunakan. Dengan begitu, uang yang didapat dari investor bisa memiliki arah pengeluaran yang jelas.
  2. Menyepelekan petty cash
    Berkaitan dengan poin sebelumnya, panggunaan dana investor harus digunakan hanya untuk perkembangan bisnis perusahaan semata. Pembelian peralatan kantor, mengadakan acara makan bersama karyawan di momen yang tidak terlalu penting, dan berbagai hal lain yang sebenarnya tidak terlalu berkaitan dengan perkembangan perusahaan harusnya tidak menggunakan dana investasi yang telah didapat. Memanfaatkan dana investasi untuk kenyamanan kantor dan karyawan memang tidak ada salahnya. Akan tetapi, kontrol yang ketat terhadap penggunaan dana investasi tersebut harus dilakukan agar tujuan perkembangan bisnis bisa tetap sesuai arah.
  3. Strategi marketing yang salah
    Menggunakan dana investasi untuk meningkatkan pemasaran merupakan hal yang tepat. Tapi, harus diperhatikan juga strategi terbaik agar pemasaran tersebut tepat sasaran. Mendapatkan suntikan dana besar bukan berarti para pengusaha bisa bebas memanfaatkan jalur pemasaran yang ada tanpa strategi yang terencana. Manfaatkanlah dana investasi yang ada untuk meneliti strategi pemasaran apa yang tepat untuk perusahaan dan target marketnya.
  4. Tidak memisahkan dana perusahaan dengan dana personal
    Ini adalah dosa paling besar dalam pengelolaan dana investasi. Bagi startup yang memang memiliki keterbatasan jumlah karyawan, tugas dan tanggung jawab yang tumpang tindih memang biasa terjadi. Tapi, mencampuradukkan dana investasi dengan dana pribadi merupakan hal yang tidak bisa ditoleransi. Disiplin memisahkan aset perusahaan dengan aset pribadi sangatlah penting agar perusahaan bisa lebih kuat ketika menghadapi situasi sulit, khususnya dari sisi ekonomi.

Setelah mengetahui cara memanfaatkan dana investasi dengan baik, mulailah membuat daftar hal-hal yang kamu butuhkan dari investor. Kemudian, kembangkan ide bisnismu agar bisa tervalidasi dan akhirnya mendapatkan dana yang kamu butuhkan dari para investor. Setelah itu, terapkan tips di atas agar dana yang kamu dapatkan bisa memberikan manfaat yang optimal untuk bisnis yang kamu jalankan.

Baca Juga: Mau Pasang Iklan? Pilih Channel yang Paling Sesuai untuk Startup Indonesia!

Network yang dimiliki Indigo sebagai bagian dari Telkom Group membuat Indigo menjadi tempat yang sempurna bagi kamu yang ingin mencari investor baru atau bahkan mencari target pasar yang lebih luas. Melalui berbagai program yang dijalankan, Indigo siap membantu startup Indonesia untuk mengembangkan bisnisnya hingga bisa melakukan scaling. Pantau terus sosial media kami untuk melihat berbagai program yang kami jalankan ya!