Proses digitalisasi berkat kemajuan teknologi kini benar-benar menyentuh banyak sektor. Dari sisi finansial, mata uang digital atau cryptocurrency menjadi bahasan yang hangat diperbincangkan. Bicara soal mata uang digital, cryptocurrency yang paling terkenal dan paling tinggi nilainya saat ini adalah Bitcoin. Tak tanggung-tanggung, nilainya pernah mencapai Rp 64 juta per keping. Lalu, apakah startup Indonesia bisa memanfaatkan industri mata uang digital menjadi model bisnis?

Berdasarkan data tahun 2016 yang dimuat di liputan6.com, jumlah pengguna Bitcoin di Indonesia mencapai setidaknya 200 ribu orang. Meskipun masih terbilang kecil dibandingkan jumlah total penduduk Indonesia, angka tersebut berpotensi meningkat mengingat nilai Bitcoin yang juga meroket. Oleh karena itu, para pengusaha di bidang startup bisa mulai mempelajari berbagai hal tentang mata uang yang pertama kali diluncurkan tahun 2009 ini.

Baca Juga: Mau Gunakan Cloud? Ini yang Harus Diperhatikan Pengusaha Startup Indonesia

Masalah terbesar yang saat ini membuat banyak orang cenderung merasa ragu atau bahkan takut untuk memanfaatkan mata uang ini adalah fluktuasi nilainya yang terbilang luar biasa besar. Detikcom mencatat bahwa nilai Bitcoin pernah turun dari Rp54 juta menjadi Rp38 juta, berkurang Rp16 juta, dalam jangka waktu tiga hari saja. Mengikuti hukum ekonomi, nilai Bitcoin sangat bergantung pada jumlah persediaan berbanding jumlah permintaan. Maka dari itu, startup Indonesia diharapkan mampu menciptakan sebuah sistem yang bisa menstabilkan nilai Bitcoin menjadi lebih stabil sehingga bisa dimanfaatkan sebagai sebuah instrumen investasi yang aman.

Bagi Adam Drapper, CEO dari BoostVC, ada empat cara memanfaatkan Bitcoin sebagai bisnis yaitu dengan menjadikannya sebagai:

  1. Alat pembayaran antar-negara
  2. Kegiatan mikro-transaksi
  3. Solusi inflasi
  4. Alat pembayaran belanja harian

Baca Juga: Apa sih Ukuran Keberhasilan sebuah Startup Indonesia?

Saat ini, kebanyakan perusahaan hanya fokus untuk membuat sebuah sistem mining atau tambang mata uang digital. Padahal, sistem blockchain, mining, wallet, dan lainnya bisa dipelajari secara mendalam untuk dikembangkan menjadi sebuah model bisnis yang baru dan tentunya bermanfaat bagi masyarakat. Jika dibutuhkan, Indigo memiliki banyak mentor yang memiliki pengalaman di berbagai bidang. Tidak sekadar siap membantu para pengusaha startup untuk membangun bisnis agar bisa tervalidasi dan mendapatkan dana dari venture capital Indonesia, para mentor di Indigo juga tentunya menantikan ide-ide segar nan kreatif dari masyarakat Indonesia. Pelajari lebih lanjut berbagai macam program Indigo dalam mengembangkan industri startup Indonesia di Indigo.id.