Indigo Game Startup Incubation (IGSI) merupakan program inkubasi pertama untuk game startup di Indonesia yang diinisiasi oleh PT Telkom Indonesia, bekerja sama dengan PT Agate International dan PT Melon Indonesia, dengan tujuan membangun The Next Gen of Game Dev.

Untuk mensosialisasikan programnya, IGSI akan menyelenggarakan roadshow ke lima kota yang berbeda dimana saat ini sudah ada tiga kota yang menjadi saksi terselenggaranya roadshow tersebut, yakni Bandung, Jakarta, dan Yogyakarta.   

Roadshow pertama telah terlaksana di Bandung Digital Valley (BDV) pada Sabtu (15/02) lalu. Topik yang dipilih sebagai bahan diskusi untuk panelis adalah “Could We Survive in the Game Industry?". Acara ini menghadirkan beberapa panelis, seperti Cipto Adiguno (Ketua Asosiasi Game Indonesia), Barli Achmad (Ketua Gamedev Bandung), dan Garibaldy (CEO dari Nightspade). Para panelis juga menceritakan pengalamannya masing-masing selama berada di industri game, serta memberikan tips bagi para peserta roadshow mengenai cara survive di industri game ini. 

Sementara pada Sabtu (22/02) Jakarta menjadi kota kedua yang dipilih, tepatnya di Digital Lounge (DILo) Kemenpora. Acara ini diikuti sebagian besar oleh komunitas game developer yang berada di Jakarta dan sekitarnya. Diskusi panelis kali ini bertema, "How to make a Game Concept that Sell?" yang dimoderatori oleh Wimindra Lee (Mentor Program IGSI).  

Acara kemudian dilanjutkan dengan presentasi mengenai program IGSI yang bertajuk, "Grab Your Golden Opportunity in the Growing Game Industry" yang disampaikan oleh Ardianto Ridho Putra (perwakilan dari Tim Indigo Telkom). Dalam presentasi tersebut juga disampaikan bahwa diproyeksikan pada 2030 mendatang, Indonesia akan menjadi TOP 5 Game Market di seluruh dunia dengan nilai pasar yang diperkirakan mencapai US$ 4,3 miliar. 

Selanjutnya pada Sabtu (29/02) pekan silam, Yogyakarta yang menjadi kota ketiga sebagai tempat terlaksananya roadshow IGSI. Aditia Dwiperdana (Program Advisor IGSI) yang berperan sebagai moderator memimpin diskusi panelis, dengan tema "Creating Games with Local Vibes". Turut hadir pula beberapa panelis ke Jogja Digital Valley (JDV) seperti Frida Dwi (Founder Noobzilla) dan Rudy Sumarso (Creative Director / Founder Wisageni). Para panelis memberikan tips agar dapat menciptakan game yang otentik dan orisinil, dengan memanfaatkan budaya lokal yang ada di Indonesia. Karena hal tersebut dapat menjadi kekuatan bagi para game developer lokal agar karyanya tidak dapat ditiru oleh para game developer dari mancanegara. 

Setelah terselenggaranya ketiga roadshow di tiga kota berbeda, masih ada dua kota lagi yang menanti yaitu Surabaya dan Malang. Roadshow tersebut akan diselenggarakan di Surabaya pada 11 Maret 2020 dan di Malang pada 13 Maret 2020 mendatang. Untuk informasi lebih lanjut bisa mengunjungi akun instagram Program IGSI di @game.indigo.id.