Pentingnya riset pasar atau market research kadang terpinggirkan. Padahal, solusi yang dimiliki startup Indonesia terhadap permasalahan di masyarakat pastinya hanya cocok untuk kelompok masyarakat tertentu. Di situlah pentingnya riset pasar. Tapi, perusahaan tidak bisa asal melakukan riset pasar, lho. Lalu, apa saja langkah-langkah yang harus diperhatikan dalam melakukan riset pasar?

Baca Juga : Yuk, Tarik Perhatian para Startup Investor melalui Teknik Copywriting

  1. Tentukan target pasar untuk produkmu
    Produk atau jasa yang kamu tawarkan sebagai sebuah solusi pastinya tidak cocok untuk semua kalangan masyarakat. Oleh karena itu, tentukan kelompok masyarakat mana saja yang bisa menjadi calon pengguna utama dari produkmu.
  2. Lakukan survei
    Berkaitan dengan poin 1, survei ini dilakukan untuk mengetahui karakter dari calon pengguna produkmu. Hal paling penting dalam survei ini adalah mencari responden yang objektif dan terbuka terhadap sesuatu yang baru.
  3. Tentukan sebesar apa pasar yang ingin dijangkau
    Jangkauan pasar dari produk atau jasa yang kamu kembangkan bisa menjadi indikator utama keberhasilan produkmu menjadi solusi dari sebuah permasalahan. Dalam hal ini, kamu harus lebih spesifik menentukan profesi apa, jangkauan usia berapa, gender apa, yang menjadi targetmu.
  4. Kenali produk kompetitor dan kelebihannya
    Dengan mengenali produk competitor apa saja yang sudah beredar di masyarakat dan kenapa produk tersebut dipilih, kamu bisa menjadikannya sebagai bahan pelajaran dan menyesuaikannya dengan produk milikmu.
  5. Ketahui hambatan apa saja yang mungkin menghalangi
    Setelah mengetahui kondisi di masyarakat, petakan hambatan apa saja yang bisa menghalangimu mengedarkan produk. Pastikan bahwa semua hambatan tersebut bisa diatasi sebelum kamu meluncurkan produk tersebut.
  6. Uji produk
    Tahapan ini bisa dilakukan untuk mengetahui respons masyarakat terhadap produk yang kamu tawarkan. Saran dan kritik dari mereka yang telah mencoba produkmu bisa menjadi bahan pelajaran yang sangat berharga untuk menyempurnakan produkmu.
  7. Pantau tren pasar
    Meskipun produkmu sudah bisa diterima di masyarakat, inovasi tetap perlu dilakukan agar pengguna produkmu tetap setia. Untuk itu, pantau terus tren apa saja yang ada di masyarakat dan kembangkan produkmu mengikuti tren tersebut.

Baca Juga : Indigo Demo Day Sukses digelar di GVS 2017

Setelah mengenal target pasar dengan baik, kamu bisa fokus mengembangkan produkmu untuk target pasar yang potensial. Proses selanjutnya adalah memvalidasi bisnismu agar bisa mendapatkan bantuan dana dari venture capital Indonesia. Butuh bantuan mengembangkan startup yang kamu rintis? Kunjungi Indigo.id ya!