Kriteria Startup Peserta


Seperti namanya, inkubator startup adalah program atau organisasi yang bisa “mengeram” sebuah ide bisnis startup, hingga nantinya “matang” dan layak diluncurkan ke tengah masyarakat.

Oleh karena itu, inkubator sangat cocok untuk para founder startup tahap awal yang masih berada dalam tahap pengembangan ide dan tengah berusaha mencari Product Market Fit.

Karena masih dalam tahap yang sangat awal, ada kemungkinan bagi startup yang mengikuti inkubator untuk mengubah model bisnis mereka atau bahkan merombak tim di pertengahan program. Sebuah inkubator akan membantu para founder startup dalam melakukan validasi terhadap ide dan target pasar, pembuatan produk, serta untuk mendapatkan pengguna-pengguna awal.

Sedangkan akselerator startup adalah program atau organisasi yang fokus untuk mempercepat pertumbuhan startup. Startup yang mengikuti akselerator biasanya sudah mendapatkan Product Market Fit dan pengguna awal dan hanya perlu menumbuhkan jumlah pengguna dalam waktu cepat.

Itulah mengapa sebuah akselerator biasanya mengincar startup yang lebih “matang” untuk bergabung dengan mereka. Startup tersebut diharapkan telah mempunyai model bisnis dan tim yang tidak memerlukan banyak perubahan. Hal itu membuat akselerator tersebut bisa lebih fokus mempertemukan startup dengan mentor dan perusahaan lain yang berpotensi menjadi mitra.

Layaknya jenjang pendidikan, para startup bisa bergabung dengan inkubator ketika mereka belum mencapai tahap Product Market Fit, kemudian masuk ke akselerator ketika mereka telah mempunyai Product Market Fit.

Itulah mengapa ada perusahaan seperti Telkom yang mempunyai inkubator sekaligus akselerator bernama Indigo. Dengan begitu, mereka bisa menghadirkan pendidikan yang berkesinambungan bagi para founder startup.

Namun, keputusan untuk bergabung dengan inkubator atau akselerator sebenarnya harus berdasarkan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki oleh masing-masing founder startup.

  • Ada founder yang tidak mengalami kesulitan mencari Product Market Fit, sehingga bisa langsung masuk ke akselerator tanpa mengikuti inkubator terlebih dahulu.
  • Ada founder yang mungkin telah mempunyai basis pengguna yang banyak namun kesulitan membuat Product Market Fit, sehingga mereka hanya perlu bergabung dengan inkubator, tanpa perlu masuk ke dalam akselerator.
  • Ada juga founder yang telah mempunyai kemampuan dan pengalaman yang cukup sehingga tidak perlu masuk ke inkubator maupun akselerator sama sekali untuk bisa sukses.

Bentuk Program