Sulit membayangkan satu nama lain ketika membicarakan industri teknologi informasi digital selain nama Google. Dibangun oleh Larry Page dan Sergey Brin pada 1998 lalu, kini Google adalah raja industri ini. Bukan lagi sekadar mesin pencari, Google sekarang telah memproduksi berbagai layanan, baik berbasis digital maupun produk yang bisa digenggam, yang tentunya membuat kehidupan digital kita menjadi jauh lebih mudah. Baru-baru ini, Google bahkan menghadirkan produk-produk anyar khusus untuk digital community Indonesia guna semakin mendekatkan diri kepada masyarakatnya.

Peluncuran produk dan layanan khusus Indonesia ini dilaksanakan pada acara Google for Indonesia tanggal 24 Agustus lalu. Pada acara ini, Managing Director Google Indonesia, Tony Keusgen, hadir langsung dan mempresentasikan berbagai perkembangan produk dan teknologi Google di Indonesia. Dalam acara yang digelar di Ciputra Artpreneur ini, Tony memamerkan produk dan layanan terbaru Google yang diluncurkan khusus untuk masyarakat Indonesia. Apa saja?

Baca Juga : Para Pengusaha Startup Indonesia Harus Memanfaatkan Media Sosial dengan Baik dan Benar

Dikutip dari liputan6.com, setidaknya ada 10 produk dan layanan terbaru yang kini bisa diakses masyarakat Indonesia. Menurut Tony, Google memang ingin lebih dekat dengan masyarakat Indonesia. “Kami ingin semua orang terhubung dengan secara online dan mendapat banyak manfaat dari internet, seperti saya dan Anda,” katanya. Sepuluh produk dan layanan yang diumumkan pada acara Google for Indonesia itu merupakan realisasi dari tujuan utama Google di Indonesia, yaitu :

  1. Memudahkan akses informasi yang relevan dan berguna
  2. Memberikan lebih banyak cara bagi orang Indonesia agar internet lebih bermanfaat
  3. Memberikan akses internet yang baik bagi orang Indonesia.

Ketiga poin tersebut sepertinya bisa terwakili oleh produk anyar andalan Google di Indonesia yaitu Google Station, sebuah hotspot Wi-Fi yang cepat, aman, dan mudah digunakan. Produk ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas akses internet yang ada di suatu wilayah. Biaya yang harus dikeluarkan memang belum dirilis, namun Tony sudah menyatakan bahwa sebagai tahap awal, Google Station akan hadir di ratusan lokasi di Jawa dan Bali.

Baca Juga : Startup Indonesia Lain Fokus di Software, Kami Mengembangkan Hardware.

Sebelumnya, Google Station telah hadir di India, tempat kelahiran CEO Google saat ini, Sundar Pichai. Di sana, Google Station pertama kali dipasang di 200 stasiun kereta api yang memberi kesempatan kepada 15.000 warga India untuk merasakan akses internet untuk pertama kalinya. Di Indonesia sendiri, masih ada lebih dari 100 juta warga negara yang belum bisa mengakses dunia maya.

Dengan hadirnya Google Station ini, Indigo berharap bahwa akses internet bisa tersedia untuk masyarakat Indonesia yang lebih luas. Hal ini tidak lain untuk memicu inovasi dan ide kreatif baru yang bisa saja muncul dari masyarakat di daerah. Melihat permasalahan yang ada di sekitar, mereka bisa mencari solusi berbasis teknologi digital melalui internet. Tidak cukup sampai di situ, Indigo sebagai the best incubator in Indonesia berharap bahwa solusi tersebut bisa dikembangkan menjadi sebuah model bisnis berbasis digital yang bisa dimanfaatkan masyarakat luas. Melalui mentor berpengalaman dan fasilitas yang disiapkan, Indigo siap membantu para pengusaha startup untuk mengembangkan ide-ide segar menjadi sebuah model bisnis yang matang dan siap digunakan masyarakat. Kunjungi Indigo.id untuk melihat karya anak bangsa apa saja yang telah dibantu oleh Indigo.