Minggu lalu, kami telah menampilkan nama-nama startup dari luar Indonesia yang berhasil meraih kesuksesan setelah mengikuti program inkubator atau akselerator. Bisa baca artikelnya di sini. Pertanyaannya, adakah startup lokal yang berhasil mengikuti jejak mereka? Tentu ada.

Siapa saja mereka? Mari simak ulasannya berikut ini.

INKUBATOR

Berikut ini adalah beberapa startup yang berusaha meraih Product/Market Fit dengan bergabung dengan program inkubator dan sukses memanfaatkan program tersebut untuk meraih kesuksesan.

PrivyID


PrivyID adalah startup identitas digital yang memungkinkan kamu untuk memberikan tanda tangan digital di berbagai layanan yang bekerja sama dengan mereka. Dengan begitu, kamu tidak perlu lagi mengisi formulir pendaftaran yang panjang berulang kali. Mereka pun merupakan satu-satunya layanan tanda tangan digital yang diakui Bank Indonesia untuk digunakan oleh layanan teknologi finansial (fintech). Beritanya bisa dilihat di sini.

Pada tahun 2017 yang lalu, peserta program inkubator Indigo tersebut berhasil mendapatkan pendanaan Pra Seri A dari MDI Ventures, Mandiri Capital Indonesia, Gunung Sewu, dan Mahanusa Capital.

Ahlijasa


Ahlijasa adalah startup laundry on demand yang memungkinkan kamu untuk memesan jasa laundry kapan saja dan di mana saja. Mereka berdiri sejak tahun 2015 dengan layanan laundry, perawatan AC, dan pembersih rumah. Namun sejak tahun 2016 mereka memutuskan untuk fokus hanya pada layanan laundry.

Mereka merupakan salah satu startup yang tergabung dalam gelombang pertama program GnB Accelerator pada tahun 2016. Pada tahun 2017, mereka berhasil meraih juara ketiga di kompetisi Startup World Cup dan mendapat pendanaan tahap awal (seed funding) dari Indogen Capital, Fenox VC, dan 500 Startups.

PopLegal


PopLegal adalah startup yang bisa membantu kamu menyelesaikan dokumen hukum seperti perjanjian, hingga pembuatan badan hukum.

Setelah bergabung dengan program GnB Accelerator, mereka pun berhasil menjalin kerja sama dengan beberapa organisasi bisnis. Saat ini, mereka pun turut menjadi mentor untuk para startup GnB Accelerator di gelombang-gelombang berikutnya.

Andalin


Andalin adalah platform yang bisa memudahkan kamu untuk melakukan pengiriman barang dari atau ke luar negeri. Kamu hanya perlu mengirimkan segala persyaratan serta biaya yang dibutuhkan, dan mereka akan memastikan proses pengiriman berjalan dengan baik.

Pada tahun 2017 kemarin, mereka bergabung dengan program Ideabox dan Founder Institute. Setelah itu, mereka pun berhasil menjadi juara di kompetisi Arena di Tech in Asia Jakarta 2017.

AKSELERATOR

Selain nama-nama di atas, ada juga beberapa startup yang sebenarnya telah mencapai tahap Product/Market Fit, namun mereka ingin mempercepat perkembangan bisnis mereka. Oleh karena itu, mereka pun bergabung dengan beberapa akselerator yang ada di dalam maupun luar negeri.

Payfazz


Payfazz adalah sebuah aplikasi mobile yang bisa memudahkan kamu untuk membeli pulsa, membayar tagihan, serta melakukan transfer dana (mereka telah bekerja sama dengan bank dalam program Laku Pandai). Karena mereka menargetkan masyarakat yang tidak mempunyai rekening bank, maka mereka membuat sebuah jaringan agen, sehingga kamu bisa melakukan berbagai transaksi tersebut dengan cara membayar langsung kepada agen-agen mereka yang tersebar di berbagai daerah. 

Pada tahun 2016, mereka memutuskan untuk bergabung dengan akselerator Indigo yang dimiliki oleh Telkom Group. Pada tahun 2017, demi lebih mempercepat pertumbuhan mereka, Payfazz pun bergabung dengan akselerator startup terkenal asal Amerika Serikat Y Combinator.

Kofera